Dimoderasi pada 25 June 2010 oleh Gilig Guru

Ilustrasi
“Maaas! Ayo dong dibantu!”
Lho, bukankah sudah kuberitahu
Bukannya aku tak mau
Tapi kau kerap menggerutu
Tatkala kubantu
“Jangan begini, jangan begitu”
“Ini tidak disini, itu harusnya disitu”
“Bagaimana sih, mas, masa’ gitu aja tidak tahu!”
“Sudah mas, tambah berantakan nanti, biar aku!”
Sejurus berlalu
“Maaas, gimana sih? Ayo dong dibantu!”
Lho, bukankah sudah kuberitahu…
Tapi buntu! buntu!
Dimoderasi pada 24 November 2009 oleh Iman Suligi

Petani yang menanam padi menuai hasil dalam enam sasi
Tak segan membeli pupuk meski mahal agar panennya berarti
Meski mahal ia tak sayang melengkapi diri dengan alat bertani
Setiap saat mengasah diri menimba ilmu bertani yang terkini
Entah dengan teman, majalah atau televisi
Dengan hapenya terus memantau harga pasar agar tidak merugi
Continue Reading
Dimoderasi pada 11 November 2009 oleh Gilig Guru
![[IMG_0282.JPG]](http://3.bp.blogspot.com/_VmrOCHAorAg/R1NlAnVjzRI/AAAAAAAAAcI/a-ngG9zeG2U/S220/IMG_0282.JPG)
Iwan Syahril
Oleh: Iwan Syahril
Apa guna pendidikan
Kalaulah bukan untuk memberi ilmu yang bermanfaat
Bagi semua muridnya
Apa guna pendidikan
Kalaulah bukan untuk memberi inspirasi pada anak didiknya
Untuk menjadi pejuang-pejuang kehidupan yang tangguh
Yang senantiasa memberi solusi-solusi positif
Bagi permasalahan-permasalahan masyarakat semua
Apa guna pendidikan
Kalaulah bukan untuk mempersiapkan para peserta ajarnya
Untuk menghadapi zaman yang semakin heboh dan edan
Continue Reading
Dimoderasi pada 06 November 2009 oleh Gilig Guru
Berikut ini kompilasi puisi sastrawan terkemuka di Indonesia, meliputi :
- Taufik Ismail
- Mansur Samin
- Sapardi Djoko Damono
- Chairil Anwar
- WS. Rendra
- Emha Ainun Najib
- Toto Sudarto Bachtiar
Semua dalam kompilasi satu link. Silakan klik di bismillah
Dimoderasi pada 05 November 2009 oleh Gilig Guru

Taufik Ismail
Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,
Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,
Continue Reading
Dimoderasi pada 05 November 2009 oleh Gilig Guru

Taufik Ismail
Untuk Anak-anak Muda Sineas,
Yang Ingin Bebas Tanpa Batas
Di tepi desa kami ada sebuah tebing yang curam
Menghadap ke jurang yang dalam
Di atas tebing itu ada tanah datar lumayan luasnya
Di sana anak-anak kecil bisa bermain-main leluasa
Berkejar-kejaran, melompat-lompat ke sini dan ke sana
Berteriak-teriak, menjerit-jerit dan tertawa-tawa
Karena penduduk desa cinta pada anak-anak mereka
Masih waras dan tak mau anak-anak celaka
Termasuk juga untuk orang-orang dewasa
Maka di tepi tebing dibikinkan pagar sudah lama
Continue Reading